MOBIL TESLA: Gara-Gara Kicauan “Iron Man”, Samsung Rugi Rp7,6 Triliun

11 Juni 2016 23:45 WIB Otomotif Share :

Mobil Tesla Model 3 tidak akan menggunakan baterai bikinan Samsung.

Solopos.com, KALIFORNIA – Mobil terbaru Tesla Model 3 sempat dirumorkan bakal menggunakan baterai bikinan Samsung. Tetapi kabar itu langsung dibantah oleh CEO Tesla Motors, Elon Musk lewat kicauan di Twitter.

“Hanya ingin mengklarifikasi bahwa Tesla bekerja sama secara eksklusif dengan Panasonic untuk baterai sedan Model 3. Berita dan artikel yang menyebutkan sebaliknya itu tidak benar,” kicau pria berjuluk Iron Man itu dikutip Solopos.com, Sabtu (11/6/2016).

Begitu kicauan itu keluar, sebagaimana dilansir laman Wall Street Journal dan Gizmodo, saham raksasa teknologi asal Korea Selatan itu langsung drop delapan persen sebesar US$580 juta atau sekitar Rp7,6 triliun. Pada saat yang hampir bersamaan, nilai Panasonic justru naik menjadi US$800 juta atau sekitar Rp10,6 triliun.

Dalam rumor bohong alias hoax yang beredar sebelumnya disebutkan bahwa Tesla ingin mengganti pemasok baterai untuk mobil listrik Model 3 lantaran Panasonic tidak mampu memenuhi jumlah target produksi. Samsung disebut-sebut sebagai kandidat terkuat.

Untuk diketahui, Panasonic juga merupakan investor terbesar di Gigafactory, yakni pabrik baterai Tesla di Nevada, Amerika Serikat. Berkat nilai investasi yang besar dan hubungan yang akur, rasanya tidak mungkin jika dua pabrikan itu bercerai.

Tokopedia