MOBIL KIA : Kurang Laku, Carens Berhenti Dijual di Indonesia

Kia Carens. (Kia.com)
29 Juni 2016 04:30 WIB Otomotif Share :

Mobil Kia Carens dinilai kurang kompetitif sebagai MPV.

Solopos.com, JAKARTA – Meski mobil MPV menjadi varian terlaris dan terpopuler di Tanah Air, ternyata itu tidak berlaku untuk Kia Carens. Mobil asal Korea Selatan itu harus dihentikan penjualannya karena kurang laku di pasaran.

Direktur Marketing PT Kia Motor Indonesia (KMI), Hartanto Sukmono mengatakan harga mobil Kia Carens yang dipatok Rp266 juta-Rp288 juta on the road (OTR) Jakarta membuatnya kurang kompetitif dari rivalnya seperti Nissan Grand Livina.

“Kami mempertahankan sebuah tipe atau meluncurkan produk baru, itu kami lihat dari berbagai segi. Mulai dari competitiveness-nya, bagaimana kesiapannya, suplainya, dan sebagainya,” ungkap Hartanto seperti dilansir laman Okezone, Minggu (26/6/2016).

Tingginya harga tersebut, lanjut Hartanto, dikarenakan oleh faktor unit Carens yang didatangkan utuh dari Korea dan terbebani beragam pajak impor. Sedangkan kompetitornya diproduksi di dalam negeri sehingga harganya dapat ditekan.

Kurang lakunya Carens juga dipengaruhi oleh tren faktor MPV di Indonesia yang sedang bergerak meninggalkan kelas C menuju kelas B yang dimensinya lebih ringkas.

“Kalau kami lihat, tren MPV C sudah turun. Sekarang yang membesar itu kelas B. Carens itu berada di kelas C. Jadi kami lebih baik agak slow down di Carens,” imbuh Hartanto.

Tetapi menurut laman Otodriver, Kia Carens di Indonesia sebenarnya masih cukup menjanjikan dan menggiurkan karena dapat menyuguhkan mesin 2.000 cc bertenaga 152 hp di rentang harga tersebut. Bandingkan dengan Honda Freed yang dibanderol Rp273 juta-Rp294 juta namun mesinnya hanya 1.500 cc bertenaga 116 hp.

Sayangnya tidak ada konsumen yang jeli melihat sisi menarik tersebut. Terbukti dari 29.368 unit MPV yang terjual di Indonesia sepanjang Januari-Mei 2016, tidak satupun dari angka tersebut ada nama mobil Kia Carens tercantum di dalamnya.