INDUSTRI OTOMOTIF : Bos Vigrin: 15 Tahun Lagi Semua Mobil adalah Mobil Listrik

Pengisian daya mobil listrik Tesla Model S. (Autoblog.com)
11 Juli 2016 03:30 WIB Redaksi Solopos Otomotif Share :

Industri otomotif mempercepat perkembangan mobil listrik.

Solopos.com, Bos Virgin Richard Branson meyakini mobil listrik adalah mobil masa depan. 15 Tahun lagi semua mobil di jalanan adalah mobil listrik. Langkah menuju hal itu sudah terlihat dari berbagai teknologi yang ada di balapan formula listrik atau Formula E.

Formula E dikenalkan pada tahun 2014 untuk mengembangkan teknologi mobil listrik dan agar orang “ngeh” dengan teknologi mobil listrik.

"Formula E mendorong batas-batas menuju masa depan. Saya kira 15 tahun ke depan, semua mobil di masa depan adalah mobil listrik," ujar Branson seperti dikutip dari CNN, Sabtu (9/7/2016).

Vigrin sendiri sudah bergabung di Formula E. "Apa yang kami lakukan dengan mobil-mobil balap ini adalah mendorong teknologi ke depan agar mobil suatu saat bisa melaju ratusan mil tanpa harus mengecas baterainya," ujar pengusaha nyentrik ini.

Perjuangan menuju mobil listrik yang massal masih keras, penjualan mobil listrik masih kecil. Secara total penjualan mobil tahun lalu masih berada di kisaran 1 juta unit, International Energy Agency mengkalkulasi angka itu hanya 0,1% dari seluruh penjualan mobil dunia pada tahun 2015 yang mendekati 1 miliar.

Dalam Electric Vehicles Initiative ditargetkan pada tahun 2020 bakal ada 20 juta kendaraan di jalanan, dengan pangsa pasar sekitar 1,7%.

Meski Formula E membawa masa depan yang cerah untuk mobil ramah lingkungan, Branson tetap merasa nasib mobil listrik berada di tangan para pimpinan seluruh dunia.

"Jika pemerintah menetapkan aturan dasar, dan kadang-kadang mereka harus berani, misalnya dengan mengatakan 50 persen mobil harus menggunakan baterai dalam 10 tahun, dan 100 persen dalam 15 tahun, kita bisa mewujudkannya," ujar Branson.

Tokopedia