SEPEDA MOTOR NASIONAL: Skutik Gesits Gunakan Baterai Buatan UNS dan UGM

16 Juli 2016 22:30 WIB Otomotif Share :

Sepeda motor nasional Gesits pembuatannya melibatkan ITS, UGM, dan UNS.

Solopos.com, JAKARTA – Sepeda motor nasional Gesits dipastikan menggunakan baterai bikinan dalam negeri sebagai sumber tenaganya. Komponen itu akan dikembangkan dan dibuat oleh Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo.

Sementara tugas mendaur ulang baterai untuk mengurangi dampak limbah akan dikerjakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja. Kerja sama dua universitas ternama itu dalam proyek sepeda motor nasional Gesits akan diikat dalam sebuah nota kesepahaman bersama yang dipublikasikan pekan depan.

“UNS mengembangkan sel baterai ion lithium dan UGM yang melakukan daur ulang. Konon UGM sudah bisa melakukan daur ulang baterai sampai 95 persen. Baterai bisa dibuat kayak baru lagi jadi efek samping limbahnya kecil,” ungkap seorang sumber terpercaya sebagaimana dikutip Solopos.com dari laman Detik, Jumat (15/7/2016).

Terkait kabar dilibatkannya UNS dan UGM, PT Garansindo selaku penggagas proyek skuter matik (skutik) listrik Gesits bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya masih enggan berkomentar.

Tetapi dilaporkan laman Okezone, CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah pernah mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan dua universitas lain dan keputusan finalnya akan diumumkan setelah Lebaran.

“Kami juga melibatkan dua universitas lain, satu untuk pengembangan dan kedua pengembangand ari recycle baterai. Saya belum bisa umumkan [nama universitasnya] sekarang. Tapi habis Lebaran kami tanda tangan nota kesepahaman,” papar Abdullah akhir Juni lalu.

Dengan baterai yang dibuat di secara lokal, itu menjadikan sepeda motor nasional Gesits memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 100 persen. Sebab dalam tahap pengujian yang dilakukan saat ini, skutik listrik itu masih menggunakan baterai yang didatangkan dari luar negeri.

Tokopedia