TIPS OTOMOTIF : Mengenali Fungsi Alur Ban, Depan Belakang Beda!

18 Juli 2016 16:15 WIB Otomotif Share :

Tips otomotif kali ini tentang fungsi alur pada ban sepeda motor.

Solopos.com, SOLO – Pada sepeda motor, kembangan atau garis-garis alur ban depan dan ban belakang tidak jarang dibuat berlainan. Hal itu karena tugas keduanya memang berbeda. Lebih jelasnya simak tips otomotif berikut ini.

Dihimpun Solopos.com dari laman Liputan6 dan Iwanbanaran.com, Senin (18/7/2016), untuk pemakaian sehari-hari, ban depan sepeda motor baiknya yang memiliki alur lurus vertikal di bagian tengahnya dan dikombinasikan dengan alur diagonal dengan kemiringan 45 derajat pada kanan kirinya.

Alur model itu diperlukan karena ban depanlah yang bertugas membelah genangan air. Semakin banyak alur diagonal, semakin maksimal pula kemampuan ban untuk membuang air dan semakin stabil di jalanan basah. Tetapi hal itu akan sedikit menghambat kecepatan laju motor pada kondisi jalan kering.

Sementara ban belakang, desainya lebih variatif namun beberapa produsen membuatnya tanpa alur vertikal di bagian tengah. Tetapi itu tidak menjadi masalah karena fungsinya bukan membelah air, melainkan untuk menjaga traksi atau cengkraman ban ke aspal.

“Bisa diilustrasikan perahu yang membelar air laut. Moncong depan yang menyibak gelombang. Sedangkan buritan nyaris aman tanpa tersentuh ombak,” ungkap pengamat otomotif Iwan Banaran.

Sedangkan untuk keperluan balap, umumnya ban dibuat gundul sehingga traksinya lebih maksimal. Pemilihan tingkat compound juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Ban dengan alur hanya akan digunakan pada balapan dengan kondisi hujan atau trek basah.

 

Tokopedia