INDUSTRI OTOMOTIF : Benelli Dinyatakan Bangkrut oleh Pengadilan Italia

Sepeda motor Benelli. (Benelli.com.au)
27 Juli 2016 22:45 WIB Otomotif Share :

Industri otomotif Benelli dinyatakan bangkrut setelah terlilit hutang.

Solopos.com, SOLO – Industri otomotif asal Italia, Benelli dinyatakan bangkrut oleh pengadilan negeri setempat. Seluruh asetnya kini disita sebagai jaminan untuk hutang yang belum dibayarkan kepada produsen suspensi WP Suspension.

Seperti dilansir laman Paultan dan Drivespark, Rabu (27/7/2016), masalah bermula ketika pabrikan sepeda motor itu tidak dapat melunasi pembayaran sebesar 120.000 euro atau sekitar Rp1,7 miliar atas komponen suspensi yang telah dipesan kepada WP.

Dalam keterangannya, Benelli menegaskan akan tetap membayar namun dengan cara mencicil. Tetapi WP yang merupakan bagian dari KTM Group tidak mau tahu dan memilih membawa masalah tersebut ke pengadilan negeri di Kota Pesaro, Italia.

Putusan pengadilan mengatakan WP menang atas tuntutannya dan menyatakan bangkrut kepada Benelli. Seluruh asetnya, termasuk motor yang baru selesai dirakit serta semua komponen mentah di pabriknya disita oleh pengadilan.

Kabar tersebut rupanya membuat induk Benelli, Qianjiang Group berang. Perusahaan yang berbasis di Tiongkok itu akan mengajukan banding ke pengadilan Ancona. Mereka juga mengatakan anak bisnisnya memiliki finansial yang kuat dan mampu membayar hutang tersebut.

Di Italia, industri otomotif yang sudah ada sejak 1911 itu dikabarkan memiliki kondisi keuangan yang buruk selama beberapa tahun terakhir. Pada 2014, mereka mengalami kerugian senilai 800.000 euro (Rp11,5 miliar) dan membengkak menjadi 5,7 juta euro (Rp82,4 miliar) pada akhir 2015.

Selain di benua Eropa, Benelli juga memasarkan produknya yang didominasi skuter matik (skutik) dan motor sport sampai ke Indonesia. Kapasitas mesinnya beragam mulai 125 cc hingga 1130 cc.

 

 

Tokopedia