BURSA MOBIL: Pembeli Tak Gubris Fitur Keselamatan, Begini Penjelasannya

28 Juli 2016 13:30 WIB Otomotif Share :

Bursa mobil kurang mengedukasi pembeli terkait pentingnya fitur keselamatan.

Solopos.com, LONDON – Mobil dinyatakan baik dan layak dikendarai apabila memiliki fitur keselamatan. Tetapi hal itu justru jarang menjadi bahan pertimbangan utama para pembeli mobil, bahkan di negara maju seperti Inggris sekalipun. Apa alasannya?

Seperti hasil survai yang dilakukan perusahaan Co-op Insurance dan dilansir laman Express, Rabu (27/7/2016), sebanyak 79 persen pengguna mobil di negara yang baru saja keluar dari Uni Eropa itu setuju bahwa fitur keselamatan adalah penting.

Tetapi lucunya ketika membeli mobil, fitur keselamatan justru tidak masuk dalam daftar lima besar hal yang paling dipertimbangkan.

Perusahaan yang bermarkas di Manchester itu menemukan sebanyak 71 persen pembeli mobil lebih memikirkan harga, nilai dari uang yang dibayarkan, gengsi dari merek, desain, dan kenyamanan. Hanya empat persen pembeli yang meletakkan fitur keselamatan di urutan lima teratas.

Sementara ketika pertanyaan tersebut diarahkan ke orang-orang yang bekerja sebagai sopir, hanya 54 persen yang mengaku bertanya kepada atasan mereka tentang fitur keselamatan ketika pertama kali diberi mobil.

Dalam survai itu ditemukan fakta bahwa fitur keselamatan tidak menjadi prioritas utama ketika membeli mobil lantaran istilah yang digunakan oleh pabrikan terlalu rumit dan fungsinya tidak dijelaskan secara gamblang. Itu diperparah lagi dengan tenaga penjual di diler yang tidak aktif menjelaskan apabila pembeli tidak bertanya terlebih dahulu.

“Lewat survai ini kami ingin membantu mendidik orang bukan hanya tentang fitur keselamatan mobil, namun juga tentang apa saja yang harus mereka pikirkan sebelum datang diler untuk membeli mobil,” ungkap Hillon James, Director of Product Co-op Insurance.

Tokopedia