HASIL PENELITIAN: Layar Sentuh di Mobil Tingkatkan Risiko Kecelakaan

24 September 2016 22:45 WIB Otomotif Share :

Hasil penelitian menyatakan kecelakaan terjadi karena pengemudi tidak konsentrasi.

Solopos.com, LONDON – Hampir semua mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi layar sentuh (touchscreen) pada dashboard. Meski terkesan modern dan bisa memanjakan penumpang, rupanya perangkat itu justru bisa menjadi sumber malapetaka.

Gary Rae dari organisasi pemerhati keselamatan berkendara, Brake menyebutkan 90 persen kecelakaan terjadi lantaran perhatian pengemudi teralihkan. Angka tersebut diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan perusahaan asuransi dan otoritas transportasi Inggris.

Menurutnya touchscreen menjadi salah satu faktor yang membuat perhatian pengemudi teralihkan. Terlebih perangkat itu dapat dihubungkan ke smartphone dan Internet yang artinya selain untuk mengakses peta digital global positioning system (GPS) juga bisa untuk berselancar di Facebook, Twitter, maupun sosial media lainnya.

“Sudah jelas bahwa menghubungkan aplikasi di smartphone ke touchscreen pada mobil bisa mengalihkan perhatian pengemudi hingga berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pabrikan maupun pihak terkait seharusnya melakukan pembatasan pada perangkat ini,” ungkap Gary seperti dikutip Solopos.com dari Dailymail, Jumat (23/9/2016).

Sejalan dengan pandangan Gary, Institute of Advanced Motorists (IAM) juga mengatakan harus ada strategi baru yang diterapkan untuk mengatasi masalah yang dapat timbul dari fitur  touchscreen pada mobil.

Hasil penelitian IAM menyebutkan ketika pandangan pengemudi teralihkan selama 2,5 detik saja, mobil bisa melaju sejauh 27 meter. Pada jarak tersebut banyak hal yang bisa terjadi, seperti kendaraan di depan mengerem mendadak atau ada pejalan kaki yang menyeberang.

Kendati demikian pabrikan otomotif mengklaim bahwa layar yang dipasang pada dashboard mobil sudah didesain khusus dengan mempertimbangkan sisi keselamatan. Fitur yang ditampilkan pada menu fungsi dapat diaktifkan maupun dimatikan tanpa perlu waktu lama.

Selain itu beberapa fitur juga tidak harus diakses melalui touchscreen karena dapat diaktifkan melalui tombol switch control pada setir maupun melalui perintah suara (voice command).

Sementara juru bicara Kementerian Perhubungan Inggris mengatakan negaranya mamiliki jalanan paling aman di dunia. Meski begitu ia mengembalikan urusan keselamatan seluruhnya kepada pengemudi supaya bertanggung jawab atas apa yang dilakukan selama berkendara.

Tokopedia