Larry Page Rancang Teknologi Mobil Terbang

27 Oktober 2016 14:10 WIB Redaksi Solopos Otomotif Share :

Pendiri Google, Larry Page, merancang mobil terbang.

Solopos.com, NEW YORK – Salah satu pendiri Google Larry Page kabarnya serius mengembangkan mobil tanpa sopir. Bukan hanya itu, Page bahkan menjajaki kemungkinan membuat moibl yang bisa terbang.

Pada awal 2016, ia menyuntikkan dana ke dua perusahaan yang memproduksi mobil terbang, masing-masing mendapat US$100 juta atau sekira Rp1,3 triliun.

Belum lama ini sebuah prototipe mobil terbang tepergok diuji coba di sebuah lapangan udara di California. Warga sekitar mengaku melihat pesawat berukuran kecil itu sempat melayang rendah di permukaan tanah.

Menurut laporan Bloomberg Businessweek, dua perusahaan itu adalah Zee.Aero dan Kitty Hawk yang keduanya berbasis di Silicon Valley, California.

Zee.Aero sendiri memproduksi pesawat kecil bertenaga listrik dengan kemampuan take off dan landing secara vertikal. Cara lepas landas dan mendarat seperti itu cocok digunakan untuk mobil terbang.

"Suaranya seperti motor listrik yang sedang menyala, volumenya tinggi," kata Steve Eggleston, seorang asisten manajer perusahaan komponen pesawat terbang yang kantornya berdekatan dengan lapangan udara Hollister, kepada Bay Area News.

Dalam pengujian yang dilakukan selama September dan Oktober, warga dan pekerja di sekitar bandara menyaksikan pesawat itu melayang vertikal di ketinggian sekira 8 meter dari tanah lalu mendarat secara perlahan.

Pada Mei lalu, otoritas setempat memberi izin Zee.Aero menyewa lahan seluas 4.000 meter persegi dekat persimpangan lapangan terbang.

Sejauh ini Zee.Aero masih menyembunyikan informasi detail tentang mobil terbang itu. Hanya sedikit pernyataan yang dipublikasikan melalui situs resminya. "Kami mendesain, membangun, dan menguji coba cara terbaik dari A ke B."

Perusahaan itu diketahui juga merekrut para ahli dari NASA, Beoing, dan SpaceX untuk pengembangan mobil terbang. Sementara itu prototipe mobil terbang yang diuji ada dua unit dan masing-masing hanya bisa dinaiki satu orang.

Satu berbentuk pesawat terbang berukuran kecil dan satu lagi pesawat dilengkapi 10 baling-baling di kedua sisi dan belakang serta dua sayap masing-masing di hidung dan ekor pesawat.