MOTOR HONDA : Kemenperin Gandeng AHM Sukseskan Program Vokasi SMK

Aktivitas SMK Teknik Sepeda Motor binaan AHM (astra/honda.com)
02 Maret 2017 13:10 WIB Muhammad Rizal Fikri Otomotif Share :

AHM dipercaya untuk mengembangkan keterampilan teknik sepeda motor melalui SMK.

Solopos.com, MOJOKERTO – Sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sepeda motor Honda di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) kerap merakit sepeda motor sebelum dipasarkan. Hal ini membuat AHM dipilih oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mensukseskan program Teknik Sepeda Motor melalui SMK berbasis kompetensi.

Dilansir laman Astra-honda.com, Rabu (1/3/2017), AHM menjadi satu-satunya perwakilan industri otomotif roda dua yang ditunjuk pemerintah untuk meningkatkan program pendidikan vokasi di tingkat SMK.

Kerjasama itu diikat dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara AHM dengan SMK di wilayah Jawa Timur. Penandatanganan itu dilaksanakan dalam rangkaian acara Program Pendidikan Vokasi Industri Kementerian Perindustrian, Selasa (28/2/2017), bertempat di Mojokerto, Jawa Timur. Wakil Presiden, Jusuf Kalla; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy; dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Direktur HR, GA, dan IT AHM, Markus Budiman menjadi wakil dari AHM untuk menandatangani surat perjanjian kerja sama tersebut.Dari pemerintah ada Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kemenperin, Mujiyono; Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan, M. Mustagfirin Amin; Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman; dan 10 Kepala Sekolah SMK di Jawa Timur yang penjadi SMK pilot project.

Sebelumnya AHM juga pernah digandeng Kemenperin dalam program serupa untuk sembilan SMK di DKI Jakarta, Banten, dan Sulawesi Selatan. Pengembangan SMK berbasis kompetensi ini merupakan perwujudan Instruksi Presiden (Inpres) No.9 Tahun 2016 tentang pengalakkan revitalisasi SMK.

Untuk mengembangkan pendidikan vokasi, AHM telah mengembangkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda untuk SMK sejak 2010. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan lulusan SMK yang benar-benar bisa beradaptasi di dunia kerja atau industry.

“KTSM Astra Honda kami gulirkan di seluruh Indonesia secara komprehensif. Kami memberikan pelatihan yan terukur dalam beberapa tingkat sertifikasi untuk peningkatan kompetensi para guru,” terang Mrakus Budiman. Ia juga mengatakan AHM akan mengupayaan SMK-SMK pilot project bisa menjadi SMK tempat uji kompetensi yan diberi dukungan e-database dan e-learning.

Sampai saat ini SMK binaan AHM di Jawa Timur sudah mencapai 91 SMK yang tersebar di 32 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Tokopedia