Demi Kendaraan Listrik, China Larang Kendaraan Bensin

07 Januari 2018 01:30 WIB Otomotif Share :

Penghentian produksi akan mempengaruhi model yang tidak memenuhi batas konsumsi bahan bakar.

Solopos.com, BEIJING – China bakal melarang penjualan kendaraan berbahan bakar bensin, termasuk mobil. Hal itu untuk mendorong produksi kendaraan listrik.

Dilaporkan Bloomberg, mengutip Carscoops, Kamis (4/1/2017), China mewajibkan produsen mobil menghentikan produksi 553 model.

Penghentian produksi akan mempengaruhi model yang tidak memenuhi batas konsumsi bahan bakar negara tersebut dan ini dilaporkan mencakup kendaraan dari Audi (sedan FV7145LCDBG), Chevrolet (sedan GM GM Chevrolet SGM7161DAA2), dan Mercedes Benz (Beijing Benz’s Benz BJ7302ETAL2)

Daftar tersebut disusun oleh China Vehicle Technology Service Center dan seorang analis untuk China. Merchants Securities mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya negara tersebut membuat daftar resmi kendaraan yang menyinggung perasaan.

Wang Liusheng melanjutkan dengan mengatakan bahwa dokumen semacam itu akan sering muncul di masa depan. Dia yakin ini adalah langkah penting untuk memastikan perkembangan industri yang sehat dalam jangka panjang.

China adalah salah satu pasar terbesar untuk mobil listrik. Namun larangan menjual mobil berbahan bakar bensin demi mengurangi polusi mendapat perlawanan, salah satunya dari CEO GM Mary Barra.

"Kami telah mendorong pemerintah China untuk bekerja sama dengan kami dan bekerja sama dengan industri. Ini untuk memastikan bahwa kami menciptakan kegembiraan," ucapnya.