Bursa Motor Jogja Diharapkan Dongkrak Penjualan Motor

14 Februari 2018 14:55 WIB Rima Sekarani Otomotif Share :

BMJ tersebut dinilai cukup efektif untuk melakukan promosi

Harianjogja.com, JOGJA-Bursa Motor Jogja (BMJ) digelar setiap Sabtu dan Minggu di Pasar Klithikan Pekuncen, Jogja, sejak hampir sebulan yang lalu. Kegiatan tersebut dinilai cukup efektif untuk melakukan promosi dan mendongkrak angka penjualan produk oleh para dealer.

Manager Operasional PT Indojaya Motor Sukses Wilayah Pemasaran DIY, Eko Kurniawan mengatakan BMJ dianggap bisa mempertemukan diler dengan calon konsumen potensial. "Orang yang datang ke bursa motor minimal sudah punya minat 20 persen saat mereka melihat-lihat produk," kata Eko, Selasa (13/2/2018).

Eko memaparkan, sebanyak 80% dari total penjualan sepeda motor Suzuki di sepanjang 2017 lalu merupakan kontribusi dari segment low matic, terutama Suzuki Address dan Suzuki Nex. Keduanya punya banyak peminat karena dinilai lebih praktis dan irit bahan bakar.

Target penjualan Suzuki Address dan Suzuki Nex tahun ini kemudian diharapkan bisa tembus 950 unit. Menurut Eko, BMJ akan sangat membantu pihaknya untuk memenuhi target tersebut. "Potensinya lumayan. Dibandingkan dengan pameran di mall, pasarnya lebih jelas. Orang yang kita prospek memang sudah ada minatnya," ujar dia.

Meski demikian, Eko juga menyadari jika persaingan di bursa motor bisa jadi justru semakin ketat. Hal itu karena pengunjung dihadapkan dengan begitu banyak pilihan, baik motor baru maupun bekas. Namun, semuanya tetap tergantung dengan bagaimana tim pemasaran beraksi di lapangan. "Pintar-pintar kita kasih promo, misal untuk uang muka dan angsurannya," ucap Eko.

Marketing Manager PT Sumber Baru Motor R Satya Swadaru Wibowo mengungkapkan, kegiatan serupa BMJ sebelumnya pernah digelar sekitar tahun 2007 lalu. "Dulu laris banget. Banyak orang berdatangan dari berbagai kalangan yang datang karena ingin cari motor, minimal lihat-lihat dulu," ungkap Satya.

Satya pun ditawari untuk berpartisipasi dalam BMJ di Pasar Klithikan. Namun, sementara ini pihaknya mengaku belum bisa bergabung sebagai perwakilan diler Kawasaki karena keterbatasan personel. Dia berharap dapat segera menyusul sebagai peserta BMJ setelah kondisinya lebih memungkinkan. "Sebenarnya kami pengen tapi belum ada tenaga untuk tim yang jaga," kata dia.