Seperti F1, Promosi Mobil Juga Tak Boleh Pajang Wanita Berpakaian Seksi

06 Maret 2018 04:45 WIB Otomotif Share :

Berhenti menggunakan citra wanita dalam promosi mobil bukanlah sesuatu yang baru.

Solopos.com, JAKARTA – Wacana pelarangan grid girls alias gadis - gadis seksi berpakian minim di pameran otomotif mencuat. Wacana itu mirip kebijakan di Formula 1 yang juga akan menghilangkan wanita seksi di pinggir jalan.

Meski begitu, kebijakan di Formula 1 dan wacana di pameran otomotif sedikit berbeda. Sebab kemungkinan penggunaan gadis di pameran otomotif masih boleh asal tidak mengumbar aurat.

Dilansir Autopro, Senin (5/3/2018), produsen mobil akan mewajibkan model mereka untuk lebih berorientasi politik dan sporty.

Perubahan produsen mobil dari gerakan anti-seksual "Metoo" semakin menyebar ke seluruh dunia. Selain Ssangyong, nama besar seperti Toyota dan Nissan telah berjanji untuk tidak terus menggunakan daya tarik wanita untuk mendapatkan keuntungan dalam bisnis.

"Semuanya telah berubah, dan dengan penangguhan promosi menggunakan gadis model, kami ingin memiliki pameran yang lebih bermakna. Pelanggan bisa lebih melihat produk kami dan itu yang kami perlukan untuk pelanggan dan profesional untuk dipusatkan pada mobil, bukan model, "kata Sara Jenkins, juru bicara Nissan di Swiss.

Toyota Lexus juga telah mengkonfirmasi bahwa stan Jenewa-nya tidak akan menampilkan model apapun. Bahkan Fiat juga membatalkan semua kontrak dengan model wanita karena kekhawatiran pemboikotan gerakan "Metoo".

Sementara itu, pembuat Maserati, Jeep dan Alfa Romeo tidak akan membiarkan model pria dan wanita berpakaian seperti "tanpa kain" seperti tahun-tahun sebelumnya.

Langkah tersebut jelas belum melanggar aturan pasalnya pabrikan mobil masih bebas memilih cara menampilkan dan mengenalkan mobil mereka di pameran.

Gerakan anti sensualitas "Metoo" sendiri membuktikan pengaruhnya di aspek masyarakat lainnya. Beberapa acara olahraga di Eropa, terutama yang memiliki atlet pria dalam jumlah besar, juga membatasi model wanita. Sepertu balapan Formula 1 yang akan berhenti mempekerjakan gadis-gadis seksi.

Gerakan "Metoo" diluncurkan di Hollywood saat aktor wanita menyuarakan pelecehan seksual. Di industri otomotif saja, wanita sangat potensial dan sangat tertarik.

Menurut statistik, jumlah pemilik mobil oleh wanita di Inggris telah meningkat 66% dalam dekade terakhir, meningkat tiga kali lebih tinggi daripada pria di negara ini. Di Jerman, pasar mobil terbesar di Eropa, sepertiga mobil baru dibeli oleh wanita. Di Prancis, angka ini adalah 37%.

Berhenti menggunakan citra wanita dalam promosi mobil bukanlah sesuatu yang baru. Peugeot juga sudah mulai melakukannya 2 tahun yang lalu. Bahkan pembuat ban Pirelli sudah tidak menggunakan gambar rok pendek pada kalender 2018-nya.