Astra Motor Jateng Berbagi Teknik Efektif Pakai Rem Belakang Bagi Pemula

Pengereman sepeda motor (istimewa/astra motor jateng)
18 April 2018 20:20 WIB Muhammad Rizal Fikri Otomotif Share :

Solopos.com, SOLO – Pengereman adalah langkah vital dalam mengendarai kendaraan bermotor khususnya sepeda motor. Penggunaan rem belakang dan atau rem depan harus disesuaikan dengan laju kendaraan dan kondisi jalan. Kepekaan dalam menggunakan rem harus dilatih sejak awal agar bisa cari aman saat berkendara.

“Perlu diketahui bahwa saat pengereman akan terjadi kelembaman atau inersia yang menyebabkan berat sepeda motor dan pengendara terfokus di bagian depan. Hal itu menyebabkan beban yang diterima ban depan sepeda motor lebih besar dan kontak ban depan dengan aspal akan bertambah. Sebaliknya, beban di ban belakang akan berkurang serta luas penampang ban belakang yang menyentuh aspal juga berkurang,” jelas Supervisor Instruktur Safety Riding Officer Astra Motor Jawa Tengah (Jateng), Oke Desiyanto, seperti tertulis dalam rilis yang diterima Solopos.com, Senin (17/4/2018).

Dengan kondisi tersebut, secara teori rem belakang saja akan memberi jarak pengereman terpanjang dibanding rem depan dan rem gabungan. Bagi pemula, rem belakang biasanya menjadi rem andalan. Namun hal itu tidak akan memberi hasil optimal, bahkan rem belakang yang diaplikasikan saat sepeda motor dalam kecepatan tinggi bisa mengakibatkan pengemudi terpelanting.



Untuk menghindari risiko tersebut, perlu latihan berulang penggunaan rem gabungan. Bagi pemula yang ingin lebih efektif saat pengereman bisa menggunakan sepeda motor yang sudah menggunakan teknologi Combi Break System (CBS).

CBS akan mengombinasikan rem belakang dengan rem depan. CBS akan aktif saat tuas rem belakang digunakan. Teknologi itu akan membagi tekanan tuas rem belakang ke rem depan. Pembagian yang terjadi 70% untuk rem belakang, 30% untuk rem depan. Dengan teknologi CBS akan tercipta jarak pengereman lebih pendek hanya dengan rem belakang.

Tokopedia