1.200 Rider Serbu Yamaha Maxi Day, Ada Helm Bertandatangan Rossi

Perwakilan klub Maxi Family Yamaha berfoto bersama jajaran pimpinan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat puncak acara Yamaha Maxi Day 2018 di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (14/7 - 2018). (Tim Marketing Solopos)
14 Juli 2018 17:17 WIB Alvari Kunto Prabowo Otomotif Share :

Solopos.com, MAGELANG -- Sedikitnya 1.200 rider dari berbagai klub keluarga Maxi Yamaha tumplek dalam puncak acara Maxi Yamaha Day 2018 di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (14/7/2018).

Sales Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Sutarya Surodimeja, mengatakan acara yang dikemas dalam bentuk gathering tersebut merupakan bentuk apresiasi Yamaha terhadap konsumen keluarga Maxi Yamaha.

Melihat animo konsumen, Yamaha menambah satu varian terbaru keluarga Maxi yakni Yamaha Lexi 125. "Si seksi Lexi ini menjadi pelengkap keluarga Maxi yang sebelumnya sudah diisi Aerox, Nmax, XMax, dan T-max," kata Sutarya.

Maxi Yamaha Day tahun ini merupakan pelaksanaan acara yang kedua dan menjadi puncak acara serupa yang total digelar di 10 kota. Yamaha Maxi Day juga jadi tempat finish rombongan touring rider Maxi. Mereka dibagi menjadi dua rombongan Maxi Tour de Indonesia yang memulai perjalanan dari Sabang dan Balikpapan. Mereka sekaligus menguji ketangguhan motor Maxi Yamaha dengan total jarak tempuh 5.500 km.

Sementara itu, Assistant General Manager for Marketing Department PT YIMM, Yordan Sriyadi, mengatakan pada acara Maxi Yamaha Day diramaikan dengan beragam kegiatan termasuk deklarasi komunitas Yamaha Lexi Jawa Tengah.

Ada pula lelang apparel berupa helm AGV bertanda tangan asli Valentino Rossi yang terjual seharga Rp4,71 juta serta dua kaus VR46 terlelang seharga Rp320.000 dan Rp460.000. Uang hasil lelang kemudian diserahkan kepada panti asuhan disabilitas di Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

" Ke depan kami akan mengkonsep Maxi Yamaha Day lebih atraktif dengan tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan mengenalkan ikon wisata Indonesia," kata dia.