Ini Target Astra Motor Jateng di Kompetisi Safety Riding Nasional

Logo Honda. (Wikimedia.org)
18 Juli 2018 16:50 WIB Ginanjar Saputra Otomotif Share :

Solopos.com, PEKANBARU — Astra Motor Jateng mengirimkan enam orang sebagai wakilnya di Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) atau Kompetisi Instruktur Keselamatan Berkendara tingkat nasional yang digelar di Pekanbaru, Riau, Selasa-Kamis (17-19/7/2018). Pada kompetisi tersebut, Astra Motor Jateng tak menargetkan untuk menang.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, berharap kompetisi tersebut mampu menambah wawasan enam perwakilan dari Astra Motor Jateng. "Dalam sebuah kompetisi, menang atau kalah itu bukan selayaknya jadi fokus peserta. Jadi ayo kita anggap kompetisi ini sebagai kalibrasi kemampuan kita dengan peserta lain dari berbagai main dealer untuk memperluas wawasan," ujarnya seperti dikutip pada siaran pers yang diterima Solopos.com, Selasa (17/7/2018).

Oke menegaskan para instruktur safety riding perwakilan Astra Motor Jateng diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat luas. "Dan yang terpenting yaitu kita dapat menjadi instruktur safety riding yang bisa dicontoh oleh masyarakat," lanjutnya.

Sebelumnya, Astra Motor Jateng telah melakukan berbagai seleksi ketat seperti seleksi safety riding untuk komunitas yang dilakukan pada 6 Mei 2018 lalu. Dari seleksi tersebut, terpilih enam orang, yakni Alfian Dian Pradana untuk kategori instruktur kelas big bike dan instruktur kelas sport, Mahakarya Andika Grahanandia untuk kategori instruktur kelas sport, Diana Sulistiani untuk kategori advisor komunitas kelas skuter matik, Andhika Pandu Irfan Anthoni untuk kategori advisor komunitas kelas sport, Wicaksana Cahya Putra untuk kategori advisor komunitas kelas sport, dan Didik Darmanto untuk kategori advisor dealer.

Menjelang kompetisi, para peserta juga telah dilatih secara rutin di halaman main dealer Astra Motor Jateng dan di halaman gudang Astra Motor Jateng di Jl. Gatot Subroto, Kota Semarang. Kemampuan yang dilatih selama persiapan adalah narrow plank, slalom course, dan pengereman.

Latihan tersebut dilakukan agar peserta siap menghadapi tantangan yang diberkan dalam kompetisi tersebut. Narrow plank, slalom course, dan pengereman adalah tantangan yang harus dihadapi peserta di AH-SRIC.

Di kompetisi itu, peserta akan diuji untuk menjaga keseimbangan di atas narrow plank dengan kecepatan sepelan mungkin dengan mempertahankan postur berkendara. Kemudian ada uji slalom course, keterampilan berkendara diuji secara akurat dan cepat di lintasan yang dirancang khusus. Terakhir adalah uji kemampuan pengereman yang mengharuskan peserta bisa menghentikan laju sepeda motornya dari kecepatan yang sudah ditentukan tanpa membuat roda terkunci.

Oke Desiyanto menjelaskan dirinya telah memimpin latihan dengan untuk menerapkan konsep latihan yang mirip dengan situasi pertandingan. Hal itu bertujuan melatih mental peserta saat berkompetisi. Selain melatih teknik dan kemampuan, Oke juga memberikan pelatihan teori dan motivasi kepada para peserta perwakilan Astra Motor Jateng di ajang AH-SRIC.

AH-SRIC merupakan kompetisi tahunan yang sudah diadakan selama 12 tahun berturut-turut. Kompetisi tersebut merupakan wujud komitmen PT. Astra Honda Motor dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan raya.

Dalam hal safety riding, Astra Motor Jateng memang memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap masyartakat di Jateng. Sepanjang 2018 ini, Tim Safety Riding Astra Motor Jateng dengan empat orang instrukturnya telah mengedukasi lebih dari 15.000 orang dalam 111 event bertajuk Safety Riding dan #Cari_Aman.