Jokowi Hadiri Pameran Otomotif GIIAS 2018

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kiri) meninjau stan Ammdes di lokasi pameran otomotif GIIAS ke- 26 di Indonesia Convention Exhibition Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/8 - 2018). (Antara/Muhammad Iqbal)
02 Agustus 2018 14:10 WIB Newswire Otomotif Share :

Solopos.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menghadiri pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-26 tahun 2008, Kamis (2/8/2018) di Convention Exhibition (ICE) Tangerang.

Jokowi dan Airlangga mencoba menaiki Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (Ammdes) yang dipamerkan di GIIAS 2018. Menperin Airlangga yang mengenakan kemeja batik cokelat duduk di bagian kemudi sedangkan Presiden Joko Widodo yang mengenakan kemeja putih dan sepatu kets duduk di kursi penumpang.

Ammdes berwarna merah dan putih itu berbentuk truk pikap yang berfungsi sebagai alat pengangkut hasil-hasil produksi di pedesaan. Produksi Ammdes dilakukan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) sudah pada tahap finalisasi prototipe dan uji coba dan dijadwalkan mulai produksi massal pada Januari 2019.

“Pagi hari ini senang sekali saya bisa hadir pada acara Gaikindo Auto Show yang setiap tahun diadakan, dan saya harus ngomong apa adanya baru pertama kali saya hadir di Gaikindo Auto Show ini," kata Presiden saat menyampaikan sambutan, sebagaimana dilansir Antara, Kamis.

Banyak yang menyampaikan ke saya, "Pak Presiden kalau hadir ke Gaikindo Auto Show bisa melihat model-model baru" maaf maksud saya model-model mobil baru, ini pameran mobil terbesar bukan hanya di Indonesia tapi masuk dalam pameran mobil terbesar di dunia," tambah Presiden.

Menurut Presiden, di antara semua sektor perindustrian, sektor otomotif adalah sektor yang paling internasional karena punya rantai produksi global, branding global serta skala produksi yang juga mengglobal.

Dan kita harus perhatikan dan mencermati perkembangan-perkembangan sektor otomotif di dunia internasional karena sudah dimulai di negara-negara maju masuk termasuk negara tetangga, tinggal tunggu waktu sampai tren-tren otomotif itu masuk ke Indonesia karena kita juga bagian dari rantai produksi otomotif global," ungkap Presiden.

Presiden pun meminta agar industri otomotoif harus rajin keluar dari zona nyaman dan harus terus dinamis serta menerapkan inovasi yang diperlukan.

Sumber : Antara