Yamaha Siap Hadirkan Balap Endurance 2018 di Sentul

Perwakilan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memaparkan rencana gelaran Endurance Festival 2018. (Istimewa)
15 Agustus 2018 02:10 WIB Ginanjar Saputra Otomotif Share :

Solopos.com, SOLO — Balap sepeda motor yang menguji ketahanan para pembalap akan digelar di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), 29-30 September 2018 mendatang. Balapan bertajuk Endurance Festival 2018 itu digelar Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Balapan yang baru kali pertama kali digelar pabrikan sepeda motor di Indonesia itu akan menyajikan tiga kelas, yakni Open Class 250 cc, Community 250 cc, dan Community 150 cc. Di semua kelas itu akan mewajibkan dua pembalap yang menggunakan satu sepeda motor untuk balapan dalam waktu yang sudah ditentukan.

Pada kelas Open Class 250 cc, peserta wajib menjalani balapan selama dua jam menggunakan sepeda motor Yamaha YZF-R25. Kategori tersebut bersifat terbuka untuk pengguna Yamaha YZF-R25. Boleh diIkuti pembalap profesional atau pembalap dari komunitas. Kedua pembalap yang ingin mengikuti kelas tersebut bisa bisa sesama rider profesional, kombinasi rider profesional dan anggota komunitas profesional, atau juga bisa sesama rider komunitas profesional.

Untuk kelas Community 250 cc, peserta diwajibkan melakoni balapan selama satu jam menggunakan sepeda motor Yamaha YZF-R25. Waktu tempuh satu jam itu juga berlaku untuk kelas Community 150 cc. Di kelas Community 150 cc, peserta diwajibkan menggunakan sepeda motor Yamaha YZF-R15.

Presiden Direktur PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto, mengaku senang bisa mengumumkan kategori balap baru, yakni balapan yang menguji ketahnan pembalap, yang diprakarsai Yamaha.

"Ini adalah balap ketahanan yang pertama dilakukan oleh produsen motor di Indonesia di mana Yamaha ingin memberikan konsumennya sebuah kesempatan dan tempat yang santai dan menyenangkan untuk satu kali dalam setahun seperti juga dalam festival besar balap Suzuka 8 Hours di Jepang," ujarnya seperti dikutip pada siaran pers yang diterima Solopos.com, Selasa (13/8/2018).

Pemenang balapan yang digelar perusahaan produsen sepeda motor Yamaha itu ditentukan berdasarkan jumlah lap yang dilakoni pembalap selama waktu balapan yang sudah ditentukan. Peraturan tersebut mirip dengan balapan Suzuka 8 Hours di Jepang.

Untuk peraturan mesin kelas Open Class 250 cc, frame harus standar pabrik, cylinder-head boleh di-porting, ECU dan suspensi bebas dimodifikasi. Sedangkan untuk kelas Community 250 cc, mesin harus masih standar pabrik, ECU standar boleh ditambah piggy back, frame standar pabrik, dan suspensi bebas dimodifikasi. Untuk kelas Community 150 cc, peraturan sepeda motor sama dengan regulasi pada kelas Comm B Yamaha Sunday Race 2018.

Gelaran tersebut juga diisi berbagai acara menarik yang menjadi rangkaian Endurance Festival 2018. Peserta dan penonton yang hadir akan dapat menikmati serta membeli berbagai produk dalam aktifitas Racing Kit Market, Entertainment Festival, Fun Test Ride dan Community Gathering.

Dipastikan balapan yang digelar produsen sepeda motor Yamaha itu akan menjadi magnet bagi banyak komunitas sepeda motor atau pembalap profesional yang ikut hadir. Hal ini dikarenakan total hadiah bagi para pemenang mencapai Rp122 juta untuk juara pertama hingga peringkat ke-10 setiap kelasnya.

Balapan Yamaha Endurance Festival 2018 tersebut akan digelar dengan dukungan berbagai pihak, yakni Yamaha, Yamalube, Idemitsu, Pirelli, Motobatt, BRT Nissin, dan Pertamax Turbo.