Helm Ber-AC Pertama di Dunia Dirilis, Berapa Harganya?

Helm berpendingin udara Feher ACH 1 (New Atlas)
25 Agustus 2018 00:30 WIB Chelin Indra Sushmita Otomotif Share :

Solopos.com, SOLO – Helm merupakan piranti keselamatan yang wajib dipakai setiap pengendara sepeda motor. Helm berfungsi melindungi kepala ketika terjadi benturan. Namun, helm khususnya model full face yang aman malah kurang diminati. Sebab, kebanyakan pengendara sepeda motor merasa helm tersebut berat dan tidak nyaman dipakai.

Tetapi, seiring berjalannya waktu industri otomotif terus berkembang dengan meluncurkan produk terbaru, salah satunya helm. Kini, Anda yang merasa kepanasan dan kurang memakai helm full face tidak perlu khawatir. Ada helm khusus dilengkapi pendingin udara yang cukup nyaman dipakai.

Helm ber-AC yang diberi nama Feher ACH-1 itu merupakan produk dari perusahaan asal Amerika Serikat. Helm ini merupakan varian berpendingin udara pertama yang diproduksi secara massal. Dikutip dari New Atlas, Jumat (24/8/2018), Feher ACH-1 benar-benar dilengkapi AC. Bukan ditempeli perangkat tambahan seperti blusnap.

Bagian belakang helm ber-AC Feher ACH-1 (New Atlas)

Helm Feher ACH-1 menggunakan teknologi thermoelectric seperti pada sistem pendinginan jok mobil mewah. Steve Feher, penemu Feher ACH-1, mengatakan helm tersebut di desain dengan material berkualitas, seperti pada jok mobil Lexus hingga Rolls Royce.

Teknologi thermoelectric tersebut membuat udara masuk ke dalam helm dengan lebih cepat dan mengusir hawa panas di dalam dengan sistem konveksi. Ada kipas khusus pengisap udara dari luar yang kemudian didinginkan sebelum dialirkan ke bagian busa helm.

Perusahaan yang memproduksi Feher ACH-1 mengklaim suhu dingin mencapai 15 derajat tidak akan membuat otak membeku. Sebab, fokus utama dari pendingin ini adalah menurunkan suhu di dalam helm agar kepala pengendara terasa nyaman.

Bentuk Feher ACH-1 sama seperti helm pada umumnya. Anda tidak akan menyadari helm tersebut dilengkapi AC karena desainnya yang elegan. Mesin di bagian helm tersebut mendapat tenaga dari kabel yang dihubungkan langsung ke aki sepeda motor dengan sistem bongkar pasang. Mesin pendingin pada helm tersebut bisa dijalankan dengan baterai khusus.

Feher ACH-1 sudah memenuhi standar DOT yang artinya telah diuji Departemen Transportasi Amerika Serikat. Dikutip dari situs resminya, helm ini dibanderol sekitar US$599,99 atau Rp8,7 jutaan. Helm ini tersedia dalam tiga pilihan warna, putih, silver, dan hitam. Sayang, helm berpendingin udara pertama dengan bobot 1,4 kilogram itu baru dijual di Amerika Serikat.