Mobil Formula UNS Solo Siap Beraksi di Jepang

Tim Bengawan UNS Solo berfoto bersama dengan mobil Samartha. (Solopos/Insetyonoto)
28 Agustus 2018 00:00 WIB Insetyonoto Otomotif Share :

Solopos.com, SOLO –Mobil Samartha karya masiswa yang tergabung dalam Tim Bengawan Formula Student Automotive Enginerring (FSAE) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo siap beraksi pada Japan Formula Student di Shizuoka Ecopa Stadium, Jepang 3-8 September 2018.

Untuk berlaga di ajang internasional tersebut kendaraan rancangan mahasiswa gabungan dari Teknik Mesin Fakultas Teknik, Pendidikan Teknik Mesin dan Pendidikan Seni Rupa (FKIP) UNS Solo ini dipersiapkan selama enam bulan.

Ketua Tim Bengawan FSAE Farlian Rizky Sinaga, mengatakan pembuatan mobil Samartha dilakukan sejak Januari hingga Juli 2018.

“Pembuatan mobil Samartha dari bahasa Sansekerta yang artinya Mampu ini menelan dana Rp130 juta,” katanya saat berbicang dengan Solopos.com di ruang humas UNS, Senin (27/8/2018).

Lebih lanjut dia, mengatakan besarnya dana ini karena terjadi perombakan total dibandingkang mobil formula sebelumnya yakni Astaka. Perombakan meliputi, mesin menjadi empat silider dari semula 1 silinder dengan sistem injaction dari semula karburator.

Mobil menggunakan rangka besi jenis STKM11 m, sedangkan body memakai bahan komposit fiber carton dan fiber glass sehingga lebih ringan. “Bila mobil sebelumnya bobotnya 290 kilogram sekarang lebih ringan hanya antara 250 kilogram hingga 260 kilo gram,” ungkapnya.

Menurut mahasiswa semester V Jurusan Teknik Mesin ini, penampilan mobil Samartha lebih ergonomic, sistem suspensi lebih stabil, serta memiliki kemampuan bermenuver lebih stabil.

Kecepatan mobil antara 100-150 kilometer per jam dengan konsumi bahan bakar minyak (BBM) antara 35-37 kilometer per liter.

“Komponen kendaraan sebagian besar produk lokal, hanya ada beberapa bagian seperti ban, sambungan sistem bahan bakar yang harus menggunakan produk dari luar negeri,” ungkap Ferlian.

Pekerjaan mobil Samartha, sambung dia, dikerjakan di Laboratorium Teknik Mesin UNS dengan melibatkan 30 mahasiswa dari Teknik Mesin, Pendidikan Mesin, dan Pendidikan Seni Rupa.

Mahasiswa Seni Rupa UNS Solo  merancang desain mobil yang dinominasi warna hitam, dengan kombinasi merah di bagian depan dan biru pada samping. “Persiapan kali ini lebih baik sehingga berharap dapat meraih hasil terbaik di Jepang,” harapnya.

Dia menambahkan sebagai pengemudi mobil Samartha telah disiapkan tiga mahasiswa yakni Adi Eka, Briliant Akif, dan Dzaky Rojah. “Mobil Samartha telah diberangkan ke Jepang pada 26 Agustus, sedangkan rombongan tim Bengawan FSAE berangotakan 15 orang berangkat pada 2 September mendatang,” ujarnya.

Bangsa Indonesia

Sementara itu, Wakil Rektor IV UNS Widodo Muktiyo, mengatakan, tim Bengawan FSAE tidak hanya membawa nama UNS tapi membawa nama bangsa Indonesia sehingga agar bisa menjadi pemenang.

“Jangan asal ikut saja, tapi harus menjadi pemenang. UNS mendukung sepenuhnya,” kata dia.

Kompetisi Student Formula Japan merupakan bagian dari Society of Automotive Engineer (SAE) adalah kompetisi internasional tingkat mahasiswa untuk merancang, mendesain, dan memproduksi sebuah mobil balap formula.

Penilaian tidak hanya meliputi aspek perfoma mobil, tapi juga mengorganisasi seluruh proses pembuatan mobil. Tim harus dapat mempresentasikan desain yang inovatif dan kreatif serta perencanaan pembiayaan yang baik dengan memperhatikan nilai jual dari sebuah produk.