Jangan Taruh Kursi Tambahan di Sepeda Motor, Ini Bahayanya...

Tambahan kursi di sepeda motor (Liputan6.com)
12 September 2018 10:30 WIB Newswire Otomotif Share :

Solopos.com, SOLO – Memanfaatkan sepeda motor untuk mengantar-jemput anak ke sekolah sudah menjadi hal biasa dilakukan. Emak-emak zaman now bahkan meletakkan kursi tambahan di bagian depan untuk tempat duduk sang anak.

Tahukan Anda? menggunakan kursi rotan tambahan sangat berbahaya bagi keselamatan si kecil. Hal inipun diungkapkan langsung Pemerhati Keselamatan Jalan, Edo Rusyanto.

Edo menyatakan keberadaan kursi rotan dapat mengurangi kemampuan pengendara menjaga keseimbangan ketika bermanuver seperti berbelok.

“Jangan lupa, prinsip bersepeda motor adalah menjaga kestabilan atau keseimbangan si roda dua melaju di atas aspal," kata Edo sebagaimana dikutip Liputan6.com dari Vemale.com, Rabu (12/9/2018).

Menggunakan kursi tambahan atau kursi rotan untuk menambah jumlah penumpang sama seperti melanggar UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang berisi bahwa sepeda motor untuk dua orang; pengendara dan satu penumpang.

Memang belum banyak informasi mengenai keselamatan dari kursi ini di masyarakat. Wajar jika kemudian kursi rotan ini dijual bebas di toko pinggir jalan atau pun secara online.

Padahal jika saja dipahami maka seseorang akan sadar bahwa penempatan anak di bagian depan dengan kursi tambahan akan membahayakan keselamatannya.

Edo memberi tips berkendara dengan lebih aman pada orangtua yang memiliki balita atau pun anak di bawah usia 12 tahun.

Prinsip pertama adalah pengendara dan penumpang mesti “menyatu” dan penumpang berpegangan erat dengan pengendara.

"Selain itu, seirama dengan gerakan pengendara, maksudnya tidak berlawanan arah seperti satu ke kanan dan satu ke kiri. Hal ini bisa mengganggu keseimbangan pengendara dalam menstabilkan sepeda motor agar tetap melaju," ujarnya lagi.

Tokopedia

Sumber : Liputan6.com