Tingkatkan Kompetensi Pelajar, Yamaha Resmikan Kelas Khusus di Ketapang

Bupati Ketapang, Martin Rantan, menandatangani plakat peresmian Kelas Khusus Yamaha di SMKN 2 Ketapang, Kalbar, Sabtu (15/9 - 2018). (Istimewa)
21 September 2018 23:40 WIB Ginanjar Saputra Otomotif Share :

Solopos.com, KETAPANG — PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melanjutkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia. Hal itu diwujudkan dengan membuka Kelas Khusus Yamaha di SMKN 2 Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (15/9/2018).

Dalam kerja sama dengan SMKN 2 Ketapang itu, Yamaha memberikan fasilitas berupa bengkel, ruang teori, serta donasi bahan ajar agar pendidikan yang diterima siswa SMK Kelas Khusus Yamaha lebih komprehensif sesuai dengan kondisi aktual dunia kerja.

Program dari perusahaan yang dikenal lewat sepeda motor Yamaha itu mendapatkan apresiasi dari Bupati Ketapang, Martin Rantan. Ia berharap kontribusi Yamaha untuk pendidikan di Ketapan itu mampu menghasilkan pelajar berprestasi.

Direktur PSMK, M. Bakrun, membuka tirai papan nama Kelas Khusus Yamaha SMKN 2 Ketapang, Kalbar, Sabtu (15/9/2018). (Istimewa)

"Kurikulum khusus yang diberikan Yamaha kami harapkan dapat menghasilkan insan muda yang berprestasi dan memiliki daya saing di industri otomotif nasional. Pesan saya untuk siswa SMK agar selalu memperhatikan tiga hal utama dalam pengembangan diri yaitu skill, knowledge, dan attitude," ujarnya seperti dikutip pada siaran pers yang diterima Solopos.com dari PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Kamis (20/9/2018).

Sementara itu, Direktur Pembina Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), M. Bakrun, mengatakan saat ini bonus demografi di Indonesia sedang tinggi. Dia menilai kondisi itu harus dimaksimalkan dengan mencetak sumber daya manusia yang yang memiliki kualitas serta daya saing di dunia kerja.

Hadirnya Yamaha dengan membuka Kelas Khusus Yamaha dianggap sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK yang patut diapresiasi. Menurutnya, bengkel Yamaha dipercaya dapat membentuk karakter siswa SMK untuk siap menghadapi dunia kerja maupun menjadi wirausaha.

GM Aftersales & Motorport Yamaha Indonesia, M. Abidin, memotong pita sebagai simbol dibukanya bengkel Yamaha di Kelas Khusus Yamaha SMKN 2 Ketapang, Kalbar, Sabtu (15/9/2018). (Istimewa)

Bersamaan dengan peresmian Kelas Khusus Yamaha di SMKN 2 Ketapang, turut hadir sembilan SMK lain di Ketapang yang secara sombolis menerima materi kurikulum Yamaha. Melalui kurikulum tersebut, diharapkan level pendidikan SMK di Ketapang bisa berada di level terbaik. Kerja sama tersebut menambah daftar SMK yang telah terintegrasi dengan kurikulum Yamaha yang diadopsi dari kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA) menjadi lebih dari 700 SMK se-Indonesia.

Pada acara di SMKN 2 Ketapang itu, GM Aftersales & Motorport Yamaha Indonesia, M. Abidin, secara simbolis meresmikan Kelas Khusus Yamaha serta memberikan donasi sepeda motor. Dia menyampaikan bahwa donasi sepeda motor Yamaha itu bertujuan untuk memotivasi siswa SMK agar terus meningkatkan diri guna menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

"Yamaha berkomitmen untuk terus mendukung program vokasi yang dicanangkan Jokowi dalam membangun link and match antara SMK dengan Industri. Ini wujud tanggung jawab Yamaha sebagai pelaku industri dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Kami harap apa yang kami berikan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa SMK dalam mempersiapkan diri untuk jadi insan yang memiliki daya saing." jelas Abidin.