Bengkel Binaan Astra Motor Jateng Terima Bantuan Rp15 Juta

Penyerahan bantuan perlengkapan bengkel senilai Rp15 juta dari Astra Motor Jateng kepada program Bapak Asuh Bengkel di kantor Main Dealer Astra Motor Jateng, Senin (26/11 - 2018). (Istimewa)
28 November 2018 05:00 WIB Ginanjar Saputra Otomotif Share :

Solopos.com, SEMARANG — Setelah sukses menggelar prosesi kelulusan program Bapak Asuh Bengkel pada 16 Agustus 2018 yang lalu, kali ini Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah (Jateng) kembali mengundang alumni program tersebut ke kantor Main Dealer Astra Motor Jateng, Senin (26/11/2018).

Alumni program Bapak Asuh Bengkel iti diundang untuk menerima bantuan berupa perlengkapan bengkel senilai Rp15 juta yang diserahkan langsung manajemen Astra Motor Jateng.

Bantuan tersebut diserahkan Region Head Astra Motor Jateng, Yohanes Kurniawan, dan Administration Region Head Astra Motor Jateng, Haidir Alam, serta manajemen Astra Motor Yogyakarta yang diwakili oleh Hery Suryo Technical Service Region Head Astra Motor Yogyakarta.

Bantuan berupa peralatan bengkel senilai Rp15 juta itu terdiri dari mechanic truster, RPM meter imax, air hose reel, air gun, screw drive, compressor, dan perlengkapan bengkel lainnya seperti plang penanda bengkel yang merupakan salah satu bentuk pendampingan Astra Motor untuk memastikan bengkel binaan ini dapat beroperasi dengan baik.

Penyerahan bantuan perlengkapan bengkel senilai Rp15 juta dari Astra Motor Jateng kepada program Bapak Asuh Bengkel di kantor Main Dealer Astra Motor Jateng, Senin (26/11/2018). (Istimewa)

Region Head Astra Motor Jateng, Yohanes Kurniawan, mengatakan Astra Motor akan selalu melakukan pendampingan kepada para alumni dalam mengelola bengkel mereka sampai bisa berdikari.

"Saat ini ketiga bengkel binaan Astra Motor sedang proses finishing, di waktu yang bersamaan dengan proses renovasi bengkel, pada awal bulan November ini, kami juga telah melakukan pelatihan Technical Training Level 1 kepada mekanik bengkel binaan program Bapak Asuh Bengkel," terangnya seperti dikutip pada siaran pers yang diterima Solopos.com.

Proses supervisi akan terus dilakukan oleh tim Technical Service Department Astra Motor Jateng sampai bengkel binaan Astra Motor sudah mampu menjalankan bisnisnya dengan lancar. Yohanes berharap program Bapak Asuh Bengkel akan terus ada mengingat di program pertama berjalan cukup sukses dan lancar serta mendapatkan respons positif dari berbagai pihak seperti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan rekan-rekan Pekerja Migran Indonesia (PMI) lainnya.

"Kedepannya kami berencana untuk mengadakan lagi program ini dengan target peserta yang lebih besar dan dalam lingkup nasional," imbuh Yohanes Kurniawan.

Program Bapak Asuh Bengkel merupakan program pertama Astra Motor yang bekerja sama dengan Bank Mandiri khusus untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bentuk kepedulian Astra Motor guna meningkatkan kesejahteraan melalui kewirausahaan.

Pada 16 Agustus 2018 lalu, Astra Motor mengadakan prosesi kelulusan bagi peserta binaan Bapak Asuh Bengkel yang telah menjalani training dan siap menjadi wirausaha profesional dalam menjalankan bisnis bengkel sepeda motor. Prosesi kelulusan itu turut dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dimulai pada pertengahan Juli 2018 lalu, sembilan peserta terpilih telah mengikuti in class training selama tujuh hari di Astra Motor Jateng. Para peserta dibekali materi seputar bisnis bengkel seperti proses administrasi, pendalaman Honda Technical Education Program (HOTEP), basic mentality dan ditutup dengan On the Job Training (OJT) selama 14 hari di jaringan AHASS di Kota Semarang.

"Kini sudah saatnya para pejuang devisa negara kembali ke Tanah Air dan berkesempatan menjadi pengusaha professional, terutama di bidang otomotif,” tutup Kurniawan.