All-New Mazda3 Dipamerkan di Los Angeles

Mazda3 2014. (Istimewa)
29 November 2018 00:10 WIB Newswire Otomotif Share :

Solopos.com, TOKYO - Mazda Motor Corporation hari ini menjadi tuan rumah peluncuran perdana All-New Mazda3 untuk pertama kalinya di dunia. Model yang dirancang ulang sepenuhnya itu akan diluncurkan ke pasar global mulai dari Amerika Utara pada awal 2019.

Mazda3 baru akan dipamerkan di Los Angeles Auto Show, yang dibuka untuk umum mulai 30 November hingga 11 Desember. "Mazda3 terbaru yang kami luncurkan hari ini memulai era baru untuk Mazda," kata Representative Director, President and CEO, Mazda Motor Corporation Jepang, Akira Marumoto, dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (28/11/2018).

"Generasi mobil Mazda berikutnya akan memberikan peningkatan dalam nilai kepemilikan mobil. Melalui produk ini, kami akan terus meningkatkan nilai merek Mazda dan bekerja menuju tujuan kami untuk membangun ikatan yang kuat dengan para pelanggan di seluruh dunia," jelas Akira Marumoto.

Mazda3 terbaru mengadopsi bahasa desain "Kodo" yang lebih matang, guna mewujudkan esensi estetika khas Jepang. Sementara bentuk keseluruhan mobil menyajikan filosofi desain gerakan tunggal yang sederhana, gerakan halus yang membawa desain itu ke kehidupan melalui pergeseran cahaya dan refleksi yang meluncur di atas permukaan bodi. Hasilnya adalah ekspresi vitalitas yang lebih kaya dan lebih kuat daripada model Kodo sebelumnya.

Meskipun berbagi platform, Mazda3 versi hatchback dan sedan memiliki karakter berbeda. Desain hatchback bersifat emotion, sedangkan model sedan bersifat elegan. Mazda3 baru mengadopsi Arsitektur Kendaraan Skyactiv-Mazda yang baru.

Line-up powertrain terdiri dari SKYACTIV-X, SKYACTIV -G dan SKYACTIV -D terbaru, yang masing-masing memberikan kesigapan akselerasi dan kecepatan yang responsif dalam situasi berkendara apa pun. Telah terjual lebih dari 6 juta unit sejak pertama kali diperkenalkan pada 2003, Mazda3 baru adalah model strategis global yang mendorong pertumbuhan Mazda dalam perspektif merek dan bisnis.

Sumber : Antara