Pembalap Indonesia Capai Target di Asia Road Racing Championship 2018

Rafid Topan, pembalap Indonesia yang mampu menduduki peringkat ketiga klasemen akhir ARRC 2018. (Istimewa)
07 Desember 2018 03:00 WIB Ginanjar Saputra Otomotif Share :

Solopos.com, BURIRAM — Seri ke-6 sekaligus babak final ajang balapan sepeda motor bergengsi, Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018, di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand, telah berakhir, Minggu (2/12/2018). Hasil optimal diraih tim satelit Yamaha, Yamalube TJM, yang menduduki posisi kedua pada klasemen akhir tim konstruktor kejuaraan tim Asia Production 250 (AP250).

Di ajang tersebut, pembalap Indonesia, Rafid Topan, yang menunggangi Yamaha YZF-R25 menorehkan prestasi yang cukup gemilang. Ia mampu meraih tempat pertama di race pertama serta meraih tempat keempat di race kedua. Di sisi lain, Rafid Topan juga sukses berada di deretan ketiga dalam klasemen akhir kategori pembalap AP250.

Rafid mengungkapkan ia sangat bersyukur karena mampu mencapai target yang ditentukan. "Saya senang karena apa yang ditargetkan saya dan tim tercapai. Dari hasil resmi race kedua, saya berada di posisi keempat, maka dari itu saya bisa berada di klasemen akhir ketiga dan klasemen tim pada posisi runner-up. Di race kedua tadi memang hasil yang kurang baik, saya hanya bisa di barisan second group," tutur Rafid seperti dikutip pada siaran pers yang diterima Solopos.com.

Sayangnya, rekan se-tim Rafid Topan, Anggi Setiawan, mengalami tabrakan di tikungan kedua pada lap ketiga sehingga tak mampu melanjutkan balapan. Racer muda potensial asal Palu, Sulawesi Tengah itu ada di urutan kesembilan dalam klasemen akhir AP250.

Di balapan kedua AP250, memang ada sekitar tujuh hingga delapan pembalap yang melesat jauh di lap ketiga. Mereka bertarung ketat untuk meraih hasil terbaik. Pertarungan itu terus berlangsung hingga tikungan terakhir yang pada akhirnya membuat beberapa rider harus terkena sanksi penurunan posisi finis karena diputuskan melanggar batas track-limit.

Masih di race kedua AP250, racer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama, mampu finis di peringkat kelima. Prestasi itu patut diapresiasi lantaran Galang Hendra tampil sebagai rider pengganti Faeroz yang absen karena mengalami cedera tangan.

Tahun ini, Galang Hendra memang lebih konsentrasi di ajang balapan sepeda motor WorldSSP300. "Pada race kedua saya melakukan start sangat baik, namun di lap ketiga saya terpisah dari rombongan depan. Memasuki tiga lap terakhir saya bisa mendekat dengan rombongan depan kembali dan Alhamdulilah saya menyelesaikan race kedua diposisi kelima. Dari hasil seri ini, saya enjoy bisa menyelesaikannya dengan baik dan saya ucapkan terima kasih untuk tim Yamaha Racing Indonesia, saya bisa balap di final seri ini sebagai pembalap pengganti Faeroz," ucap Galang.

Sedangkan rekan satu tim Galang Hendra Pratama, Richard Taroreh, tidak mampu menyelesaikan race kedua AP250 yang notabene berlangsung dalam 10 lap. Richard Taroreh harus masuk paddock pada lap kedua. Tentu saja, tahun pertama keikutsertaannya dalam ARRC 2018 akan memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga sebagai modal penting di tahun berikutnya.

"Pada race kedua, saya tidak dapat menyelesaikan perlombaan. Balapan ini adalah tahun pertama saya, banyak pengalaman yang saya dapatkan bersama tim Yamaha Racing Indonesia. Ini merupakan modal bagi saya untuk tahun berikutnya," tutur Richard Taroreh yang pada akhirnya harus puas berada di deretan ke-15 dalam klasemen akhir AP250.