Indonesia Kebagian Satu Unit Aston Martin DBS Superleggera Edisi Spesial

GM Aston Martin APAC Nancy Chen (kanan) dan GM Marketing Aston Martin Jakarta Francisca Prandayani secara perdana meluncurkan Aston Martin DBS Superleggera di Jakarta, Senin (27 - 5). (Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan)
09 Juni 2019 16:10 WIB Thomas Mola Otomotif Share :

Solopos.com, JAKARTA—Aston Martin Jakarta secara resmi merilis satu unit Aston Martin DBS Superleggera. Dalam waktu dekat, APM Aston Martin ini juga akan memperkenalkan satuunit Aston Martin DBS Superleggera edisi On Her Majesty’s Secret Service (OHMSS) yang hanya diproduksi 50 unit di dunia. 

Nancy Chen, General Manager Aston Martin South and East Asia, mengatakan DBS Superleggera merupakan salah satu Super GT terbaik dengan bahan serat karbon dan tampilan yang elegan. "Selama ini pelanggan Aston Martin di Indonesia sangat supportive. Saya yakin DBS Superleggera akan mendapat sambutan baik di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (27/5/2019).

DBS Superleggera menggunakan mesin Aston Martin 5,2 liter twin turbo V12 yang diklaim sangat responsif dan menghasilkan performa yang luar biasa. Mobil ini diklaim mampu mencapai 100 kilometer (km) hanya dalam waktu 3, 4 detik.

General Manager Marketing Aston Martin Jakarta Fransisca Prandayani mengatakan DBS Superleggera baru tiba di Indonesia beberapa hari lalu setelah peluncuran secara global. Perusahaan belum memiliki harga resmi dan target pasar lantaran beberapa proses administrasi yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Kami tidak bisa menjawab harga resmi saat ini, karena baru tiba kemarin. Kami ingin sampaikan DBS Superleggera sudah ada di sini," katanya.

Fransisca menuturkan pembelian DBS Superleggera akan mendapatkan layanan program five years Ultimate Service Package (UPS) dan five years warranty. Program itu bertujuan memberikan rasa aman kepada konsumen.  

Martin James Bond

Dia menambahkan Indonesia akan mendapatkan jatah satu unit Aston Martin DBS Superleggera edisi On Her Majesty’s Secret Service (OHMSS), yang merupakan mobil untuk perayaan 50 tahun film James Bond. Sportcar Inggris ini hanya diproduksi 50 unit secara global.

"Indonesia akan dapat satu unit, satu-satunya di Asia Tenggara. Saya janji akan informasikan kalau sudah ada," paparnya.

Fransisca menambahkan penjualan Aston Martin tidak terlalu terdampak oleh tahun politik. Pasalnya, supercar merupakan mobil hobi oleh kalangan berkantong tebal yang telah memilih mobil yang hendak dibeli.

Pengguna Aston Martin saat ini, klaimnya, tersebar di beberapa kota besar di Tanah Air seperti Jakarta, Surabaya hingga Malang. Penjualan pada empat bulan pertama klaimnya, masih cukup baik jika dibandingkan dengan 2018.

"Tentu lebih baik. Kami ada sampai saat ini juga berkat dukungan pelanggan kami," paparnya.

Sumber : Bisnis Indonesia