Pajak Jadi Alasan Harga Outlander PHEV Melambung Tinggi

Outlander PHEV. (Istimewa - mitsubishicars.com)
11 Juli 2019 04:10 WIB Thomas Mola Otomotif Share :

Solopos.com, JAKARTA - Mitsubishi Motors memperkenalkan mobil listrik andalannya, Outlander Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Tanah Air. Kendaraan listrik SUV 4x4 itu dibanderol Rp1,2 miliar hingga Rp1,3 miliar.

Harga yang ditetapkan ini lebih mahal jika dibandingkan dengan model Mitsubishi lainnya yang telah dipasarkan di Tanah Air. Namun, harga yang ditawarkan itu tidak lepas dari struktur pajak yang berlaku di Indonesia.

"Estimasi harga yang Rp1,2 miliar hingga Rp1,3 miliar itu telah memasukan semua struktur harga mulai dari luxury tax, import duty hingga PPnBM," ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Dia mengatakan, beberapa komponen pajak itu sangat memengaruhi harga Outlander PHEV. Menurutnya, luxury tax untuk model sport utility vehicle (SUV) 4x4 mencapai 40%, sehingga harga kendaraan bisa tembus Rp1,2 miliar.

Irwan mengatakan Mitsubishi masih menunggu realisasi wacana pemerintah untuk menghadirkan aturan kendaraan listrik termasuk berbagai insentif lainnya.

"Ke depannya rencana pemerintah berikan insentif, tapi saat ini [kami] menggunakan tarif yang berlaku sekarang."

Outlander PHEV menggunakan mesin bensin 2.5 L yang betugas menunjang kinerja motor listrik. Kendaraan listrik ini akan dipasarkan dalam dua pilihan warna yakni putih dan hitam.